Home Analisa Menjelang Konferensi Pers Donald Trump, USD Naik

Menjelang Konferensi Pers Donald Trump, USD Naik

750
0
SHARE

Pada sesi perdagangan hari ini Rabu, (11/1/2017) siang ini dolar Amerika Serikat merangkak naik terhadap enam mata uang-mata uang utama dunia menjelang konferensi Pers presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sudah diantisipasi oleh pasar. Para pelaku pasar berharap Donald Trump akan lebih menguraikan dengan secara terperinci perihal rencana-rencana dari kebijakannya pada bidang ekonomi Pemerintah Amerika Serikat.

Akibat pasar antisipasi perdagangan sesi Tokyo sepi, Indeks dolar mengalami kenaikan sebanyak 0.2% ke level 102.18. Untuk EUR/USD mengalami penurunan sebanyak 0.1% ke evel 1.0545 paska menghilangkan level tinggi sepuluh hari yang diperoleh pada angka 1,0628 di sesi perdagangan tadi malam. Dan terhadap mata uang Yen, USD mendapat penguatan sebanyak 0.3% pada angka 116.100 Yen. Pada sebelumnya, USD mengalami penurunan dalam 2 hari berturut-turut terhadap Yen.

“Saya tidak mengira pada sesi perdagangan Tokyo sebegini sepi,” ungkap Ahli Forex Senior Masashi Murata, di Brown Brothers Hariman Tokyo. Ia juga menambahkan, “Hal ini memperlihatkan bahwa level waspada yang masih wajar dari pasar terhadap konferensi Trump di depan public.”

Sehubung dengan menjelang Konfereni Trump, menurut Ahli Strategi Forex Junichi Ishikawa dari IG Securities yang dilansir dari Reuters di Tokyo berpendapat bahwa Dolar AS sedang mempersiapkan  lanjutan Reli yang sudah terbentuk semenjak Donald Trump terpilih menjadi Presiden lalu, Dengan ketentuan Ia akan membeberkan perincian stimulus yang lebih spesifik, terlebih lagi khususnya untuk pemotongan pajak.

Pasar saat ini sedang antusias menunggu Donald Trump membuktikan janji kampanyenya, apakah akan benar-benar Donald Trump akan mewujudkan semua janjinya tersebut. Selain itu Donald Trump juga merupakan sosok penting berpengaruh untuk memicu terjadinya perang dagang Pemerintah AS terhadap China.

“Oleh sebab itulah, Pasar juga berfokus akan adanya potensi risiko akibat kebijakan Donald Trump terhadap alur perdagangan dari dan ke Negara China. Kemungkinan hal tersebut dapat membuat USD merosot terhadap mata uang Yen,” imbuh Ishikawa.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here