Home Berita Terkini Kekuatan Dolar Pudar, Rupiah Menguat Tipis

Kekuatan Dolar Pudar, Rupiah Menguat Tipis

500
0
SHARE

20110127123555redenominasi260111-3Data industri Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan penurunan akhirnya memudarkan kekuatan nilai tukar dolar AS. Alhasil, nilai tukar mata uang negara lain termasuk juga rupiah pun bergerak menguat pada perdagangan hari ini.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, Rabu (5/11/2014) menunjukkan nilai tukar rupiah menguat tipis ke level Rp 12.092 per dolar AS. Nilai tukar rupiah menguat 38 poin dari level sebelumnya yang tercatat Rp 12.130 per dolar AS.

Sementara data valuta asing Bloomberg menunjukkan nilai tukar rupiah menguat 0,09 persen ke level Rp 12.098 per dolar AS pada perdagangan pukul 10:30 waktu Jakarta.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah juga dibuka menguat di level Rp 12.103 per dolar AS setelah ditutup di level Rp 12.110 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya. Pada hari ini, rupiah terombang-ambing di kisaran Rp 12.080 per dolar AS hingga Rp 12.104 per dolar AS.

Ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta mengatakan, angka factory orders AS yang terus menurun menghentikan penguatan nilai tukar dolar. Sebelumnya memang dolar AS terus menguat didorong oleh berbagai sentimen.

Sentimen pertama adalah rencana kenaikan suku bunga bank Sentral Amerika Serikat (AS). Setelah memastikan menghentikan stimulus berupa pembelian obligasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan. Rencana tersebut membuat pelaku pasar mencari dolar AS

Sentimen kedua adalah penurunan harga minyak. Penurunan harga minyak terjadi terus-menerus dalam beberapa bulan belakangan ini akibat besarnya pasokan. Penurunan harga minyak mentah tersebut membuat nilai tukar dolar terus melakukan penguatan.

Saat ini, para pelaku pasar masih menanti pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal III 2014.

Dihubungi terpisah, Ekonom PT Bank Saudara Tbk Rully Nova mengatakan, nilai tukar rupiah masih tidak akan bergerak terlalu signifikan pekan ini seiring dengan rilis sejumlah data ekonomi.

“Rupiah pekan ini akan berkisar di level 12.000 – 12.200 per dolar AS,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here