Home Berita Forex GDP China & Melemahnya Greenback Menjadi Pendorong AUD

GDP China & Melemahnya Greenback Menjadi Pendorong AUD

456
0
SHARE

Dolar Australia kembali menguat terhadap  USD yang telah kehilangan momentumnya, penguatan Dolar Australia juga didorong dengan hasil mengesankan dari laporan data GDP China. Disela sementara sedang berlangsung event inagurasi presiden terpiliih Amerika Serikat Donald Trump hari ini Jumat (20/01/2016) siang ini.

Ekonomi Negara patner dagang nomer satu Australia tersebut telah berekspansi lebih cepar pada kuartal 4 di tahun 2016 akibat murahnya kredit dan belanja pemerintah. Data GDP ini memberikan harapan segar bagi pemerintah China untuk terus melaju ke pertumbuhan ekonomi yang lebih volatil di tahun ini 2017.

Stastitik nasional China telah melaporkan ekspansi data GDP tahunan mendapat perolehan sebanyak  6.8%. Perolehan dikuartal ke empat tersebut telah mengalami kenaikan dari 6.7% pada kuartal sebelumnya. Angka data GDP China tersebut sangat cocok dengan ekspektasi pemerintah dengan rentang target 6.5% hingga 7%, sedang ekspektasi para analis hanya 1.7%.

Dalam basis kuartal GDP Negara China tercatat mengalami kenaikan sebanyak 1.77% sesuai dengan harapan. Bidang produksi meningkat sebanyak 6.0%, penjualan ritel meningkat sampai 10.9%, mematahkan perkiaraan yang hanya naik sebanyak 10.7%.

Disamping itu, data dari domestik nasional Australia juga tercatat naik, penjualan New House Australia melonjak sebanyak 6.1% pada bulan November, penjulan apartemen mengalami kenaikan sebanyak 9.3% dan penjualan rumah mengalami kenaikan sebanyak 5.2%.

AUD/USD saat berita ini ditulis diperdagangkan pada harga 1.7573, meningkat sebanyak 0.295 dari tempat sebelumnya. USD telah kehilangan momentum semenjak menjelang pelantikan Donald Trump serta pasca pidato dari Ketua The Fed Janet Yellen yang dinilai tidak Hawkish oleh harapan pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here