Home Berita Ekonomi FCA Investigasi RBS Atas Kasus Skema Pencucian Uang

FCA Investigasi RBS Atas Kasus Skema Pencucian Uang

36
0
SHARE

Financial Conduct Authority (FCA) atau Otoritas Perilaku Keuangan tengah melakukan investigasi peran dari Royal Bank of Scotland (RBS) atas dugaan pemrosesan ratusan juta poundsterling dalam skema pencucian uang Rusia. Pemberi peminjaman sendiri mengatakannya pada hari ini dalam sebuah pernyataan resmi.

“Pada tanggal 21 Juli 2017, FCA telah memberitahu kepada RBS bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap kepatuhan RBS terhadap Undang-Undang Pencucian Uang tahun 2007 yang berhubungan dengan pelanggan tertentu. RBS sendiri telah bekerja sama dengan investigasi yang diungkapkan oleh bank tersebut pada hari Jumat (4/8) kemarin.

RBS mencatatkan dalam pengumumannya bahwa kasus tersebut melibatkan sejumlah perusahaan mapan di Inggris dan Amerika Serikat, dengan pihak yang berwenang akan melakukan penyelidikan dugaan keterlibatan bank-bank Inggris dalam memproses sejumlah besar uang asal Rusia yang dicuci uangnya melalui sistem mereka.

“Ada dugaan bank-bank tertentu di eropa, termasuk RBS dan 16 lembaga keuangan lainnya yang berbasis di Inggris dan bank-bank tertentu di Amerika Serikat, terlibat dalam memproses transaksi tertentu yang terkait dengan skema ini. Kesamaan dengan bank lainnya, RBS menanggapi permintaan informasi dari FCA, Prudential Regulation Authority dan regulator di yuridikasi lain,” kata RBS.

FCA, yang bertugas untuk memastikan bahwa perusahaan jasa keuangan memiliki kebijakan AML yang memadai, akan menyelidiki secara seksama tentang kabar terbaru dari surat kabar The Guardian mengenai pencucian uang dari Rusia.

Surat kabar Inggris tersebut melaporkan pada awal tahun ini mengenai skema pencucian uang Rusia yang dijukuki ‘Laundromat’ yang melibatkan ribuan transaksi perbankan yang berjumlah sedikitnya $ 22 milyar. Menurut The Guardian, skema tersebut berlangsung dari tahun 2010 hingga tahun 2014, yang dirancang untuk memberikan keuntungan untuk orang-orang Rusia yang ingin memindahkan uangnya ke luar negeri.

Sementara itu, RBS mengungkapkan rencana kemunginan Brexit, yang sejalan dengan laporan pendapatan optimis yang menunjukkan lompatan pendapatan pada Q2 tahun 2017. Bank tersebut menunjukkan keuntungan pada Q2 sebesar £ 939,0 juta, yang membantu menghapus kerugian sebesar £ 2,0 milyar yang didapatkan pada satu tahun yang lalu.

Di awal bulan lalu, kreditur menyetujui untuk membayar $ 5,5 milyar untuk menyelesaikan tuntutan hukum yang diajukan di pengadilan Amerika Serikat oleh Badan Keuangan Perumahan Federal (FHFA) yang menuduh bank telah mis-selling atau ketidaksesuaian dalam penjualan sebesar milyaran dolar dalam sekuritas yang berbasis mortgage sebelum krisis keuangan global.

Investigasi, Financial Conduct Authotity, Royal Bank Of Scotlandia, Pencucian Uang Rusia, Keterlibatan Bank-Bank Inggris

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here