Home Analisa Euro Tersungkur Jatuh Tiba-tiba di Saat Pasar Lagi Sepi

Euro Tersungkur Jatuh Tiba-tiba di Saat Pasar Lagi Sepi

400
0
SHARE

Euro terlihat anjlok terhadap USD dalam sesi perdagangan hari ini, Rabu (28/12/2016) sore ini terkait dengan penguatan nilai dollar Amerika Serikat. Di saat volume market yang saat ini terbilang sepi karena libur panjang penghujung tahun 2016 ini, pasar kembali memfokuskan diri pada ekspansi kenaikan tingkat suku bunga Bank Sentral AS sebanyak 3 kali di Tahun depan mendatang.

EUR/USD merosot sebanyak 0.5% pada level 1.0441, sebelumnya EUR/USD diperdagangkan pada harga 1.0470. Pair yang diperoleh tersebut sempat menyentuh low empatbelas tahun pada angka 1.0352 yang diperoleh pada tanggal 20/12/2016 lalu. Semenjak terpilhnya presiden Amerika serikat yang baru Donald Trump, dengan pertaruhan dan ekspektasi ekonomi pemerintah AS dolar reli hingga mencapai 6% dan terjadi kenaikan suku bunga Amerika Serikat lebih cepat dibawah kendali presiden Donald Trump.

Bank Sentral Pemerintah AS menaikan tingkat suku bunga pada tahun 2016 ini, dan kini akan kembali menaikan tingkat suku bungana pada tahun depan sebanyak 3 kali. Dan justru hal berlawanan terjadi pada ECB (Bank Sentral Eropa) dan BoJ yang berkomitmen dalam kebijakan moneter longgar.

Sepanjang tahun 2016 ini mata uang Euro terpukul sebanyak 3 kali, terlepas dari Euro yang melemah karena adana apresiasi USD menurut seorang pengamat dari Babypips.com. Pada dasarnya pemicu-pemicu pair-pair Euro di tahun 2016 ini adalah Ancaman Brexit, adanya Ancaman pada system  perbankkan (zona Euro), pemberontakan beberapa kelompok Euro Separatis, kebijakan keuangan ECB dan Peran mata uang Euro sebagai Funding Currency.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here