Home Berita Ekonomi Dollar menuju kenaikan mingguan pasca Data China

Dollar menuju kenaikan mingguan pasca Data China

344
0
SHARE

dollar-and-peopleDolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat, menuju kenaikan mingguan, dengan pasar memberikan reaksi mengejutkan terhadap pertumbuhan China yang tak terduga menguat.

Pasar mata uang menunjukkan reaksi kecil terhadap data dari China yang menunjukkan negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal kedua.

Euro jatuh ke level terendahnya di lebih dari seminggu, di level $1,3297 dari $1,3376. Untuk minggu ini, euro turun 0,4% dan indeks dolar naik 0,7%. Euro memperpanjang penurunan setelah komentar dari anggota dewan Bank Sentral Eropa Benoit Coeure.

Coeure mengatakan ia tidak mengharapkan pembayaran pinjaman jangka panjang bank mempengaruhi tarif overnight interbank euro, menurut laporan media. Pasar khawatir tingginya suku bunga jangka pendek akan mengurangi likuiditas.

Terhadap yen, dolar berada pada level ¥89,91, sedikit berubah dibandingkan pada level ¥89,98 di sesi Kamis malam. Untuk minggu ini, dolar naik 0,8% terhadap yen, kenaikan mingguan keenam berturut-turut dan menambah penguatan 17% terhadap yen dalam 12 bulan terakhir.

Pound Inggris merosot ke level $1,5868 dari level $1,6003, kehilangan kekuatan setelah laporan penjualan ritel yang lemah. Dolar Australia diperdagangkan pada $1,0495, turun dari level $1,0543.

Indeks dolar ICE, yang mengukur perdagangan dolar AS terhadap enam mata uang utama, naik menjadi 80,116 dari level 79,691 di Amerika Utara pada perdagangan Kamis malam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here