Home Belajar Forex Dollar AS Terus Merosot Pada Yen Ketika Pasar Saham Belum Dibuka

Dollar AS Terus Merosot Pada Yen Ketika Pasar Saham Belum Dibuka

344
0
SHARE

Dolar Amerika Serikat (AS) turun ketika menghadapi yen di awal perdagangan pada hari ini, menuruh di bawah hasil dari data ekonomi yang terus berubah secara variatif. Perdagangan tampak tenang saat sejumlah pasar saham ditutup lantaran liburan Natal.

Seperti yang telah dilansir oleh Reuters, Senin, 26 Desember 2016, greenback turun senilai 0,2% menuju 117.300 pada yen, sementara euro tetap di posisi 1.0457 terhadap US Dolar. Mata uang memanfaatkan celah dari gerak saham pada pasar utang Amerika Serikat yang berpatokan imbal hasil selama 10 tahun.

Indikator ekonomi termasuk juga data keyakinan dari konsumen serta perubahan tampak kuat, akan tetapi, pada sektor pendapatan rumah tangga bergerak dengan sangat lambat. “Pasar mata uang mungkin tengah kekurangan insentif saat secara umum pasar utama yang ada di Amerika Utara, Eropa serta Asia masih ditutup. Terdapat yang mengungkapkan US Dolar mempunyai resiko pada yen di bawah kisaran 117, ketika para investor berhati-hati pada kebijakan proteksionis yang diterapkan oleh Trump.”ungkap Masafumi Yamamoto, Ahli Strategi Mata Uang Mizuho Securities.

Sebelumnya, Donald Trump menunjuk ekonom Peter Navarro yang terkenal sebagai seorang pengkritik keras dari China menjadi Kepala Dewan Perdagangan Nasional Gedung Putih yang baru saja di buat. Dolar Australia tampak stagnan pada US Dolar yakni di level 0.7178, saat hari lalu turuk pada level 0,7160 di akhir minggu lalu untuk menjadi titik paling rendah sejak Bulan Mei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here