Home Berita Forex Dollar AS Masih Menjulang Kuat Karena Trumponomics dan Fed Rate Hike

Dollar AS Masih Menjulang Kuat Karena Trumponomics dan Fed Rate Hike

314
0
SHARE

Dalam pekan ini Dollar masih bertengger di level tinggi enam bulan di sesi perdagangan Asia,  Senin (21/11/2016) siang. Dan sampai saat ini para investor masih sibuk bertaruh perihal kebijakan fiskal yang nantinya diterapkan oleh Donald Trump selaku presiden Negara Adidaya tersebut, demi mendorongnya Pertumbuahan Amerika Serikat.

Dollar naik ke harga 111.125 yen, terhitung tertinggi semenjak 31 Mei. Walaupun perdagangan USD/JPY sempat mengalami penurunan 0.1% ke level harga 110.82 karena para investor sedang mencari posisi liburan tanksgiving pekan ini.

“Market sedang buy dollar dan sell obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kelihatanya, trend ini akan terus berlanjut, sebab kita masih belum mengetahui secara detail Trumponomics selanjutnya, dan setelah tanggal 20 bulan januari tahun 2017 kita baru akan mengetahuinya,” ungkap Masafumi Yamamoto, Kepala Ahli Strategi Fx, di Mizuho Securities Tokyo. Dan dirangkum oleh reuters.

Sebelum tanggal 20 Januari  nanti, para investor harus mengikuti tren,” imbuhnya sembari mengatakan bahwa adanya kemungkinan koreksi saat mendekati thanksgiving.

Selain itu, perkiraan sebagian besar para pelaku pasar perihal kenaikan  suku bunga bank sentral AS (the Fed) pada 13-14 Desember nanti, akan menjadi vitamin terhadap penguatan Greenback. Sebelumnya ketua the Fed, Janet Yallen juga mengungkapkan kenaikan suku bunga “relative dekat”. Pernyataan itu dikuatkan oleh James Bullard yang termasuk dalam anggota FOMC, ia mengatakan suku bunga di AS pada bulan Desember akan mengurangi guncangan global.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here