Home Analisa Dolar Australia Merangkak Naik Paska Dijatuhkan Bull AS

Dolar Australia Merangkak Naik Paska Dijatuhkan Bull AS

385
0
SHARE

Di sesi perdagangan Kamis (01/12/2016) pagi ini, Aussie mendapatkan perolehan sedikit terhadap USD. Setelah menurun pada sesi penutupan perdagangaan New Yok. Akibat rilisnya data manufaktur China AUD/USD mengalami kenaikan sedikit dengan diperdagangkan pada level 0.7387, telah mengalami kenaikan 0.07% dari angka yang sebelumnya.

China memanglah Negara yang menjadi patner nomerr 1 bagi Negara kanguru itu, meski masih dalam level ekpansi, hari ini laporan data indeks PMI manufaktur Caixin pada bulan November kemarin telah melonggar. Indeks PMI M Caixin Negara China berhasil mencapai 50.9 dan mengalami kemunduran dari level tingginya 51.2 pada bulan ke sepuluh (Oktober/16) lalu.kondisi ini adalah tanda adanya peningkatan operasional Manufaktur di China dan secara keseluruhan.

Dan dilain pihak, dari Australia ada laporan indeks manufaktur AIG yang mengalami kenaikan pada bulan November kemarin dan menyentuh angka 54.3 dari bulan sebelumnya pada angka 50.9. Dan laporan Data capitasl Expenditure Swasta Baru dari Australia mengalami penurunan sebanyak 4.0%, yang sebelumnya sudah menurun 2.5% ada kuartal III.

AUD/USD terjungkal terhadap USD hingga sampai 3/4 sen dalam sesi perdagangan New York yang diakibatkan oleh keputusan anggota OPEC untuk sepakat memotong produksi minyak. Hal itu menyebabkan harga minyak kembali reli hingga 9%, sementara itu AUD/USD menurun dari 0.7474 menjadi 0.7387.

Tanggapan dari Kathy Lien selaku Direktur BK Asset Management mengatakan bahwa tidak ada lagi yang perlu dipertanyakan dari Bull USD selama masih terkendali. “Masih ada risiko profif-taking, namun merupakan jalan terpintas untuk membuat dollar AS lebih tinggi,” jelas Kathy Lien. Terdorong data ekonomi pemerintah AS Greenback lebih menguat dan melebihi ekspektasi pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here