Home Berita Forex Dolar Australia menanjak Setelah Kenaikan Ijin Bangunan

Dolar Australia menanjak Setelah Kenaikan Ijin Bangunan

374
0
SHARE

Pada sesi perdagangan Asia hari ini Senin (9/1/2017) disaat volume pasar sedang sepi akibat perayaan Seijin no Hi di Negara Jepang, Dolar Australia memperoleh kenaikan. Menanjaknya AUD/USD dikarenakan data-data dari ijin pendirian bangunan telah dilaporkan baik, sementara itu menunggu beberapa pidato penting yang akan disampaikan beberapa hari kedepan di AS.

AUD/USD mengalami kenaikan sebanyak 0.2% pada angka 0.7326, saat berita ini ditulis. Meskipun sebelumnya sempat merosot pada angka 0.7303 sejak rilisnya data NFP (Nonfram Payroll) pemerintah AS pada hari Jumat lalu.

USD secara umum telah berhasil mempertahankan gainnya, namun AUD bergasil merangkak naik. Sedangkan EUR/AUD masih melandai pada kisaran harga 1.4386, level rendah pada akhir tahun 2016 yang sempat dihuni. Dan untuk pasangan AUD/JPY melonjak pada kisaran harga 1.4386, level tinggi perolehan semenjak akhir tahun 2016 tepatnya 20 Desember.

Building Approvals Australia telah dilaporkan mengalami peningkatan pada bulan November sebanyak 7% setelah sebelumnya sempat menurun hingga -11.8% pada Oktober, lebih tinggi daripada prediksi kenaikan yang hanya mencapai 4.6%. Private House Approvals pada periode sama telah mencatat – 0.2%. catatan tersebut lebih baik dibanding kemrosotan pada bulan Oktober sebanyak 2.3%.

Besok hari (10/1/2017), Australia akan mengumumkan data Penjualan Ritel pada bulan November yang memiliki dampak tinggi. Prediksi penjualan Ritel Aussie Month-Over-Month akan mengalami peningkatan sebanyak 0.4% pada bulan November, pasca naik 0.5% pada bulan sebelumnya. Sedikit bertambah namun masih cukup sedikit tinggi.

Para pelaku pasar saat ini sedang menantikan dan mengatisipasi beberapa pidato dari pejabat penting Bank Sentral AS, dimulai dari beberapa president The Fed yang memiliki hak suara saat rapat FOMC berlangsung. Lalu Janet Yellen selaku ketua FED, dan sampai pidato sang Presiden baru AS, Donald Trump.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here