Home Analisa Dolar AS Berhenti Reli, Dampak dari Yield Obligasi AS

Dolar AS Berhenti Reli, Dampak dari Yield Obligasi AS

370
0
SHARE

Dalam sesi perdagangan Asia, Senin (28/11/2016) pagi ini memperlihatkan penurunan Dollar yang diakibatkan kendurnya yield obligasi pemerintah AS dari puncaknya. Hal itu membuat Greenback menjauh dari level tertingginya di 14 tahun.  Indeks Dollar AS menurun 0.7% terhadap mata uang-mata uang utama dunia ke angka 100.77, paska reli panjan selama menyentuh satu bulan penuh. Kemrosotan dollar AS ini menambah loss pada hari Jumat lalu.

Dollar Amerika Serikat kalah dengan mata uang Yen Jepang sebagai mata uang Safe haven. USD/JPY diperdagangkan pada level 111.852 dari 112.889, Greenback melemah pekan lalu akibat para investor memilih untuk mengambil untung atas kendurnya yield obligasi pemerintah Amerika Serikat di tengah liburan thanksgiving guna mengonsolidasi perolehan.

Koji Fukaya selaku Presiden FPG Securities di Tokyo mengatakan, “dollar AS sudah kehabisan bahan bakar untuk terus memuncak, seiring menurunnya balasan hasil obligasi pemerintah AS paska libur thanksgiving. Dan keburu akhir pekan, Para Hedge funds belum sempat merilis perolehan mereka.”  Dan sebagai imbalnya ia menambahkan, “saat reli dollar terhenti, ini adalah saat para pelaku pasar domestik seperti para eksporter, untu segera pasang sell.” jelas Koji Fukaya, saat diwawancarai oleh Reuters.

Seperti yang diketahui, bahwa dollar naik terus tanpa jeda semenjak terpiihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Kondisi inilah yang memicu kenaikan imbal hasil dari yield obligasi dengan perkiraan bertambahnya belanja fiscal dan juga inflasi akibat kebijakan Trump.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here