Home Berita Forex Deutsche Bank Tanggapi Trumponomics Pada Mata Uang Asia

Deutsche Bank Tanggapi Trumponomics Pada Mata Uang Asia

363
0
SHARE

Salah satu lembaga keuangan ternama di dunia Duetsche Bank (DB) memberikan analisanya terhadap pengaruh Trumponomics kepada mata uang-mata uang Asia dan juga rupiah. Trumponomics merupakan istilah untuk kebijakan ekonomi yang akan dilaksanakan oleh presiden Amerika Serikat Terpilih yakni Donald Trump.

Lembaga Keuangan Ternama ini memperkirakan sejumlah mata uang Asia yang dimulai dari Yuan china akan mengalami kerentetan dan overvalue akibat dampak dari Trumponomics. Walau memang, Trump secara terang-terangan mengumumkan kebijakannya pasca terpilihnya dia sebgai presiden AS. Meski begitu DB dan pasar melihat tujuan yang disampaikan saat kampanye dulu.

‘’Penilaian dan penglihatan terbaru kami adalah dalam bentuk snapshot, melihat mata uang CNY (Yuan China), AUD (Dollar Australia), PHP (Peso Philipina, dan juga (IDR) Rupiah sebagi mata uang termahal di dunia,” ungkap Kepala Ahli Strategy Di Deutsche Bank London, Oliver Harvey, dalam note-nya yang dirilis pekan lalu. Brazil juga sangat rentan menrurut metric kami.

Namun dalam laporan terpisah dari kepala ekonomi Taimur Baig menyebutkan bahwasanya setelah Trump melancarkan proteksi perdagangannya, perekonomian Asia juga akan terkena dampak yang sangat rentan terhadap “kelicikan” AS.

“jika nanti Trump mewujudkan janji kampanyenya (menjauhk dari semua kesepakatan perdagangan multirateral) maka semua akan berdampak menyebabkan anti Globalisasi atau akselerasi dinamika deglobalisasi. Dimana arahnya nanti akan ke zero-sum world.” Tulis Taimur Baig.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here