Home Analisa Data PMI Caixin Melebihi Ekspektasi, AUD Bergerak Naik

Data PMI Caixin Melebihi Ekspektasi, AUD Bergerak Naik

338
0
SHARE

Awal perdagangan Tahun 2017 kemarin dolar Australia terpantau mengalami tekanan, namun pada sesi perdagangan pagi ini AUD/USD naik pasca rilisnya data Price Managers’ Index Manufaktur Caixin, Selasa (3/1/2017) pagi ini yang memperlihatkan perolehan yang melebihi ekspektasi. Dan sementara itu, likuiditas masih rendah terkait masih tutupnya Market Jepang dan Selandia Baru.

Indikator Ekonomi PMI manufaktur Caixin pada bulan duabelas 2016 telah dilaporkan mengalami kenaikkan sebanyak 51.9 dari yang sebelumnya hanya 50.9 pada bulan November. Meskipun pada sebelumnya diprediksi akan stagnan. Perolehan tersebut lebih unggul dari pada data PMI China (versi Resmi) yang dilaporkan mengalami penurunan dari 51.7 pada bulan November ke 51.4 pada bulan Desember 2016. Laporan versi resmi Data PMI China tersebut dibawah ekspekstasi sebanyak 51.6.

“Data PMI Manufaktur Umum China Caixin pada angka 51.9 untuk Desember lalu, naik 1 poin dari yang sebelumnya. Dan itu menjadi ekspansi kuat semenjak awal tahun (Januari) 2013 lalu. Sub-Indeks output dan Order baru masing-masing telah menyentuh perolehan tertinggi multi tahun, dan sementara itu biaya input serta beban output mengalami peningkatan dengan cepat, menegaskan tekanan inflasi yang masih berkelanjutan,” jelas Direktur Analisa Makroekonomi, Dr Zhengsheng Zhong di CEBM Group.

Lebih lanjut lagi Zhong menambahkan, “masih perlu ditinjau ulang apakah stabilitas perekonomian sudah terkonsolidasi, sebab ketidakpastian perihal apakah peningkatan Restocking dan Price konsumen bisa tetap dipertahankan.”

Laporan dari Nagara patner dagang Australia tersebut telah memicu perdagangan AUD/USD, saat berita ini ditulis AUD/USD mengalami kanaikan di timeframe H1, bergerak dari low 0.7194 ke angka 0.7220. Dolar Australia juga terlihat sukses menaklukkan Yen dengan AUD/JPY diperdagangkan pada kisaran harga 84.75, tertingi dalam 4 days. Dan sehubung itu, dari Negara Australia sendiri dini hari tadi melaporkan bahwa Indeks Manufaktur Stagnan di 54.2.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here