Home Berita Ekonomi Biro Keuangan Lokal Kanto, Jepang Melayangkan Peringatan Terhadap At.Dear

Biro Keuangan Lokal Kanto, Jepang Melayangkan Peringatan Terhadap At.Dear

39
0
SHARE
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 24: A visual representation of the digital Cryptocurrency, Bitcoin on October 24, 2017 in London, England. Cryptocurrencies including Bitcoin, Ethereum, and Lightcoin have seen unprecedented growth in 2017, despite remaining extremely volatile. While digital currencies across the board have divided opinion between financial institutions, and now have a market cap of around 175 Billion USD, the crypto sector coninues to grow, as it sees wider mainstreem adoption. (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)

Regulator Jepang menyatakan bahwa pialang tanpa izin telah menembus klien lokal.
Biro Keuangan Lokal Kanto, Kementrian Keuangan Jepang (MoF) baru baru ini tengah gencar memperingatkan pedagang lokal mengenai pialang resmi yang beroperasi di bawah nama At.Dear.

Menurut peringatan regulator tersebut menyatakan bahwa At.Dear,perusahaan perdagangan saham online diketahui bahwa vendor telah meminta penyerahan docukumen yang telah diklasifikasikan sebagai Sertifikat Deposito Berjangka dari klien. Yang selanjutnya persetujuan tersebut akan diikuti oleh vendor dengan menawarkan jasa keuangan kepada nasabah serupa dengan manajemen kekayaan yang melibatkan saham.

Para instrumen keuangan dan Hukum Bursa Jepang menyatakan bahwa pihak broker harus terdaftar dalam otoritas pengatur setempat sebelum mereka mulai mendekati potensial klien. Permohonan tanpa izin yang tepat akan membuat perusahaan jatuh dalam pelanggaran hukum.

Peringatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pernyataan bahwa pendaftaran melalui Departement Keuangan tidak dapat menjamin bahwa situs tersebut adalah situs terpercaya. Badan Pengawas Keuangan Jepang sangat menyarankan agar masyarakat berhati-hati saat berhadapan dengan broker terlepas dengan status peraturannya.

Selain itu, regulator mencatat bahwa warga senior biasanya menjadi korban sasaran oleh broker dan operasi penipuan yang tidak mempunyai lisensi resmi. Terlepas dari kelompok usia klien, para pedagang harus selalu waspada dan pastikan bergabung dengan perusahaan perdagangan online begitu mereka sudah memahami bagaimana transaksi akan dilakukan.

Hampir enam bulan yang lalu, Departemen Keuangan mengeluarkan peringatan terhada Infin Markets Limited, broker yang sudah diatur oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Efek Siprus (CySEC). Perusahaan perdagangan online tersebut telah tertangkap basah saat beroperasi di Jepang tanpa mendaftar terlebih dahulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here