Home Analisa Aussie Naik Pasca Rilisnya Data Perdagangan China

Aussie Naik Pasca Rilisnya Data Perdagangan China

324
0
SHARE

Dari rilisnya data perdagangan China yang telah diumumkan pada hari Kamis (08/12/2016) siang ini. Dalam update data tersebut Australia berhasil mendapat perolehan yang cukup cerdas. Diluar perkiraan, bahwa impor dari Negara ekonomi terbesar Se-Asia telah berhasil mengalami kelonjakan, dengan begitu dollar Australia yang terus mendapatkan pengaruh dari data perkembangan ekonomi Negara China tersebut, kini AUD/USD memperoleh kenaikan 0.27% dan di perdagangkan pada level 0.7500 USD.

Untuk bulan November ini, China mengumumkan neraca perdagangan mengalami hasil surplus hingga mencapai $44.61 miliar, berbanding dengan perkiraan dengan surplus sebanyak 746.3 miliiar. Dan juga dilaporkan bahwa ekspor China mengalami kenaikan 0.1%, laporan tersebut mengalahkan ekspetasi terhadap penurunan impor 1.3%.

Disamping itu, neraca perdagangan Australia ternyata memprihatinkan, di tengah keadaan resiko resesi yang perkiraannya mulai menyebar semenjak GDP Australia kemarin mengecewakan. Impor Australia saat bulan Oktober melebihi harapan dengan jumlah $1.54 miliar. Jumlah tersebut terdapat selisih $269 sedikit lebih buruk dengan bebandingan defisit pada September.

Defisit perdagangan Aussie dikarenakan adanya kenaikan impor 2%, sedangkan kenaikan pada ekspor 1%. Akan tetapi yang menjadi kecemasan terbesar adalah data tersebut memungkinkan memberikan dampak dari melemahnya perdagangan dengan diimbangi oleh lemahnya GDP Australia yang terjadi kemarin, perytaan itu dikatakan oleh Paul Dales, seorang Analisis dari Biro Statistik Australia.

“Terlalu awal untuk memberikan perkiraan yang kuat (bulat), namun dengan dasar data yang kita miliki pada Oktober, kelihatannya penurunan ekspor bisa mengurangi sebanyak 1% pertumbuhan GDP di kuartal 4 nanti,” jelas Paul Dales pada media ABC News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here